-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri Perindustrian Apresiasi Matappa Academy MDA, 76 Peserta Disiapkan Jadi Tenaga Kerja Kompeten

| Minggu, Oktober 18, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-18T12:37:33Z

 


LUWU – Program pengembangan sumber daya manusia yang dijalankan PT Masmindo Dwi Area (MDA) melalui Matappa Academy mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Muhammad Sarmuji. Program ini dinilai menjadi salah satu upaya mempersiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Sarmuji mengunjungi peserta Pelatihan dan Sertifikasi Traineeship Program PT Masmindo Dwi Area di Politeknik ATI Makassar, Sabtu (17/10/2026). Program yang memasuki angkatan kedua atau Batch 2 ini diikuti 76 peserta dari sejumlah wilayah di sekitar area operasional perusahaan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Melalui Matappa Academy, MDA berupaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat lokal agar dapat mengambil bagian dalam pengembangan Awak Mas Project. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja terampil dari daerah setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Sarmuji didampingi jajaran Kementerian Perindustrian dan disambut Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri, bersama sivitas akademika. Setelah meninjau fasilitas kampus, ia berdialog langsung dengan para peserta pelatihan.

Di hadapan peserta, Sarmuji memberikan motivasi sekaligus mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pendidikan vokasi dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Ia menekankan pentingnya penguasaan keterampilan teknis atau hard skill serta keterampilan nonteknis atau soft skill untuk menghadapi tuntutan dunia kerja.

Kolaborasi tersebut juga mencerminkan penerapan konsep link and match, yakni penyelarasan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri, mengatakan pelatihan dan sertifikasi tersebut merupakan bentuk kontribusi pendidikan vokasi dalam menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja terampil.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi, calon karyawan dibekali keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia usaha, sehingga kesiapan kerja mereka terukur melalui pengakuan kompetensi yang mereka miliki,” jelas Basri.

Bagi para peserta, kunjungan Menteri Perindustrian menjadi pengalaman berharga sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kemampuan. Salah satunya Yulgres Bakker, peserta asal Dusun Minanga, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, yang merupakan salah satu wilayah di sekitar operasional Awak Mas Project.

Lulusan SMA Negeri 2 Walenrang tersebut mengaku bangga mendapat kesempatan mengikuti pelatihan sekaligus bertemu langsung dengan Menteri Perindustrian.

“Saya merasa sangat senang dan terhormat bisa bertemu langsung dengan Bapak Menteri Perindustrian. Harapan saya, pelatihan ini dapat memberikan ilmu, pengalaman, dan keterampilan yang bermanfaat bagi kami sebagai peserta,” ungkap Yulgres.

Ia berharap seluruh rangkaian pelatihan dapat diikuti dengan baik sehingga dirinya dan peserta lainnya mampu meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, serta kesiapan memasuki dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan.

“Saya ingin meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan agar menjadi sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pertambangan. Semoga kesempatan ini menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik dan memberikan kontribusi positif,” lanjutnya.

Harapan serupa disampaikan Sigit Irwanto, peserta asal Desa Pongsamelung, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, yang dipercaya menjadi ketua kelas dalam program pelatihan tersebut.

Dengan pengalaman bekerja di sektor industri, termasuk sebagai operator dump truck, Sigit menilai program ini menjadi kesempatan untuk memperkuat keterampilan sekaligus menyesuaikan kemampuannya dengan kebutuhan industri.

“Saya sangat antusias dengan kunjungan Bapak Menteri Perindustrian. Kapan lagi kami bisa mendapatkan arahan dan motivasi secara langsung dari seorang menteri. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai peserta,” ujar Sigit.

Ia berharap program pengembangan kompetensi seperti ini terus mendapat dukungan sehingga masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan memiliki peluang lebih luas untuk meningkatkan kemampuan profesional.

“Harapan saya, program pelatihan ini terus mendapatkan dukungan sehingga masyarakat yang berada di sekitar PT Masmindo Dwi Area semakin siap bekerja secara profesional. Kami ingin tenaga kerja lokal memiliki kemampuan yang memadai agar semakin banyak kebutuhan industri dapat dipenuhi oleh masyarakat dari daerah sendiri,” harapnya.

Bagi PT Masmindo Dwi Area, pengembangan sumber daya manusia lokal menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan manfaat jangka panjang dari pengembangan Awak Mas Project. Kemitraan dengan lembaga pendidikan vokasi, termasuk Politeknik ATI Makassar, diarahkan untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja yang tersedia di daerah.

Berlanjutnya Traineeship Program ke angkatan kedua menunjukkan kesinambungan upaya perusahaan dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar. Melalui Matappa Academy, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan dengan kebutuhan industri pertambangan.

Kunjungan Menteri Perindustrian juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia industri dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten.

Bagi masyarakat Kabupaten Luwu, peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang memenuhi kebutuhan industri.

Keberhasilan program tersebut nantinya tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, tetapi juga dari peningkatan kompetensi yang terukur dan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

×
Berita Terbaru Update