Jakarta – Tim Riset Ilmiah SMP Labschool Jakarta berhasil meraih Medali Perak dalam ajang International Science Invention Fair (ISIF) 2026, yang berlangsung pada 12–17 Oktober 2026 di Universitas Indonesia, Depok. Prestasi ini diraih melalui penelitian pengembangan pasta gigi dalam bentuk spray untuk perawatan gigi berbahan ekstrak daun teh hijau dan biji pinang.
Tim tersebut beranggotakan enam pelajar, yaitu:
1. Nasheelah Zerina Putri Awangga
2. Shafira Anindya Assyifa Sofiaji
3. Khansa Khalila Adiwidya
4. Najma Aliya Purwanto
5. Syibilla Qurota Aini
6. Anindya Carissa Nabila
Dalam kompetisi ini, tim mengangkat penelitian berjudul “RAWGREATEA: Exploring the Antibacterial Potential of Nano Spray-Dent with Green Tea and Areca Nut Seed Extracts for Toddler Dental Caries Prevention.” Penelitian tersebut mengeksplorasi potensi antibakteri ekstrak daun teh hijau dan biji pinang dalam pengembangan sediaan semprot sebagai kandidat pendukung pencegahan karies gigi pada balita.
Melalui produk yang diberi nama RAWGREATEA, tim meneliti pemanfaatan bahan alami dengan kandungan senyawa bioaktif, seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan triterpenoid. Senyawa-senyawa tersebut menjadi bagian dari kajian mengenai potensi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri pada bahan yang digunakan.
Penelitian ini juga mencakup pengujian kandungan kalsium dan fluorida serta evaluasi karakteristik organoleptik sediaan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan tim, formula memperoleh tanggapan positif dari responden terhadap karakteristik sensorisnya. Hasil tersebut menjadi masukan bagi pengembangan formula lebih lanjut, sementara keamanan dan efektivitas penggunaannya pada balita masih memerlukan pengujian lanjutan.
Sebagai bagian dari perlindungan karya intelektual, karya hasil penelitian RAWGREATEA telah dicatatkan dan memperoleh surat pencatatan hak cipta dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Pencapaian ini menunjukkan semangat pelajar SMP Labschool Jakarta dalam mengembangkan inovasi berbasis sains serta mengangkat potensi bahan alami sebagai objek penelitian. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak generasi muda Indonesia untuk berpikir kritis, aktif meneliti, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
