-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bentrokan Pemuda Buntu Datu dan Batwal di Palopo Berujung Maut, Satu Orang Tewas

| Jumat, Oktober 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-13T11:11:02Z


PALOPO 
– Bentrokan antarkelompok pemuda di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kembali menelan korban jiwa. Insiden yang melibatkan pemuda dari Kelurahan Buntu Datu dan Kelurahan Batu Walenrang (Batwal) itu terjadi pada Jumat sore, 9 Oktober 2026.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pemuda bernama Muhammad Tri, yang akrab disapa Kengke, meninggal dunia setelah mengalami luka serius saat bentrokan berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi saling serang terjadi sekitar pukul 17.28 Wita dan berlangsung selama kurang lebih 11 menit. Dalam kejadian itu, sejumlah senjata berbahaya dilaporkan digunakan, termasuk busur panah dan senjata api rakitan jenis papporo.

Korban yang mengalami luka di bagian dada kemudian dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sawerigading Palopo untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Kabar meninggalnya Kengke menyebar dengan cepat dan mengundang kedatangan keluarga, kerabat, serta rekan-rekannya ke rumah sakit. Suasana haru menyelimuti area IGD ketika mereka mengetahui korban telah meninggal dunia.

Bentrokan tersebut juga menambah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi konflik antarkelompok pemuda yang kembali terjadi di wilayah tersebut. Situasi yang sempat memanas membutuhkan penanganan serius agar tidak berkembang menjadi pertikaian lanjutan.

Aparat kepolisian kemudian meningkatkan kesiapsiagaan di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan serta menjaga keamanan masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penyelesaian perselisihan melalui komunikasi dan jalur damai. Peran pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta keluarga sangat dibutuhkan untuk meredam ketegangan dan mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti bentrokan dan pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya korban masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.

×
Berita Terbaru Update