Cara Menulis Esai yang Baik dan Benar untuk Pemula


Bagi sebagian orang, menulis esai bisa terasa cukup sulit. Kita harus menyampaikan pendapat dengan jelas, memberikan alasan yang masuk akal, dan memastikan setiap pembahasan tetap nyambung dengan topik. Padahal, prosesnya bisa lebih mudah kalau kita sudah tahu apa yang ingin dibahas sejak awal. Setelah esai selesai, jangan lupa mengecek kembali tulisan untuk memastikan tidak ada masalah dalam penulisan maupun kemiripan dengan sumber lain. Salah satu caranya adalah menggunakan jasa cek Turnitin sebelum esai dikumpulkan.

Esai sendiri sering menjadi bagian dari tugas sekolah, kuliah, hingga persyaratan untuk mengikuti program beasiswa atau exchange. Meskipun tujuan penulisannya bisa berbeda, ada beberapa langkah dasar yang dapat membantu kamu membuat esai yang lebih terstruktur dan enak dibaca.

1. Tentukan topik yang ingin dibahas

Sebelum mulai menulis, tentukan terlebih dahulu topik yang ingin kamu bahas. Pilih topik yang cukup kamu pahami atau yang memiliki sumber referensi yang bisa digunakan untuk mengembangkan pembahasan.

Hindari memilih topik yang terlalu luas karena dapat membuat pembahasannya melebar. Misalnya, daripada membahas tentang pendidikan secara umum, kamu bisa mempersempitnya menjadi pengaruh teknologi terhadap kebiasaan belajar mahasiswa.

Topik yang lebih spesifik biasanya akan membuat kamu lebih mudah menentukan sudut pandang dan mengembangkan isi esai.

2. Tentukan tujuan esai

Setelah menemukan topik, pikirkan apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan melalui esai tersebut. Apakah kamu ingin membahas sebuah masalah, menyampaikan pendapat, memberikan solusi, atau menceritakan pengalaman?

Tujuan penulisan akan memengaruhi cara kamu menyusun isi esai. Esai untuk keperluan beasiswa, misalnya, biasanya lebih banyak membahas pengalaman, alasan memilih program, serta tujuan yang ingin dicapai. Sementara itu, esai akademik biasanya membutuhkan argumen yang didukung oleh referensi.

3. Buat kerangka sebelum mulai menulis

Daripada langsung mengetik paragraf pertama, lebih baik buat kerangka sederhana terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu punya gambaran mengenai apa saja yang ingin dibahas dan tidak mudah keluar dari topik.

Pada umumnya, esai terdiri dari bagian pendahuluan, isi, dan penutup. Pendahuluan digunakan untuk memperkenalkan topik dan menyampaikan gagasan utama. Setelah itu, bagian isi digunakan untuk menjelaskan argumen, contoh, dan bukti yang mendukung pembahasan. Terakhir, penutup dapat digunakan untuk merangkum gagasan utama yang sudah dijelaskan.

4. Kembangkan argumen dengan jelas

Esai bukan hanya tempat untuk menyampaikan pendapat. Kalau kamu memiliki sebuah argumen, jelaskan juga alasan yang mendukung pendapat tersebut agar pembaca bisa memahami cara berpikirmu.

Kamu dapat menggunakan data, contoh, pengalaman, atau referensi yang relevan untuk memperkuat pembahasan. Jika menggunakan informasi dari sumber lain, pastikan sumber tersebut dicantumkan sesuai aturan yang berlaku.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah jangan memasukkan terlalu banyak ide dalam satu paragraf. Lebih baik setiap paragraf memiliki satu pembahasan utama supaya alurnya lebih mudah diikuti.

5. Gunakan bahasa yang mudah dipahami

Menulis esai dengan baik bukan berarti harus menggunakan kata-kata yang rumit. Justru, bahasa yang sederhana dan jelas bisa membuat pembaca lebih mudah memahami isi tulisan.

Coba baca kembali setiap kalimat setelah selesai menulis. Kalau ada kalimat yang terlalu panjang atau terasa berbelit-belit, kamu bisa menyederhanakannya. Perhatikan juga penggunaan tanda baca dan ejaan agar tulisan terlihat lebih rapi.

6. Baca ulang sebelum dikumpulkan

Jangan langsung mengumpulkan esai setelah selesai menulis. Luangkan sedikit waktu untuk membacanya dari awal sampai akhir. Perhatikan apakah semua pembahasan masih sesuai dengan topik, apakah ada argumen yang belum dijelaskan, dan apakah ada bagian yang terasa berulang.

Tahap ini juga bisa digunakan untuk memperbaiki typo, struktur kalimat, dan paragraf yang masih kurang jelas. Revisi kecil sering kali bisa membuat esai terasa jauh lebih rapi.

Jika kamu menggunakan AI untuk membantu mencari ide atau mengembangkan tulisan, lakukan pemeriksaan tambahan sebelum esai dikumpulkan. Jasa Turnitin AI bisa digunakan sebagai salah satu opsi untuk membantu mengecek tulisan dari sisi penggunaan AI.

Pada akhirnya, cara menulis esai yang baik dan benar tidak harus dibuat rumit. Mulai saja dengan menentukan topik, memahami tujuan tulisan, membuat kerangka, lalu mengembangkan setiap argumen secara bertahap. Setelah selesai, baca kembali dan lakukan revisi seperlunya. Dengan proses tersebut, esai akan lebih terarah dan isi yang ingin kamu sampaikan juga bisa diterima pembaca dengan lebih mudah.

 

أحدث أقدم