-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemulihan Akses Jalan di Luwu, MDA Dorong Solusi Damai dan Berkeadilan

| Jumat, Oktober 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-17T12:05:51Z

 


LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyambut baik upaya pemulihan akses jalan di Kabupaten Luwu yang selama ini terhambat. Perusahaan berharap langkah tersebut dapat mengembalikan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak.

Dalam siaran pers tertanggal 16 Oktober 2026, MDA menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kabupaten Luwu, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat yang mengedepankan dialog dan pendekatan damai dalam mencari solusi atas persoalan akses jalan tersebut.

Sejak pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI pada 8 Oktober 2026, berbagai upaya telah dilakukan para pemangku kepentingan untuk menemukan jalan keluar yang mengedepankan kepastian hukum, ketertiban umum, dan kepentingan masyarakat luas.

MDA juga menyambut baik hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kabupaten Luwu pada Jumat (16/10/2026), yang merekomendasikan pemulihan akses jalan melalui pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap menghormati proses penyelesaian sengketa lahan yang masih berlangsung.

Direktur MDA, Erlangga Gaffar, menjelaskan bahwa pemulihan akses jalan menjadi langkah penting untuk memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan lancar. Akses tersebut berperan dalam distribusi kebutuhan pokok, bahan bakar, logistik, pelayanan publik, hingga berbagai kegiatan ekonomi.

Menurutnya, jalan tersebut juga menjadi jalur penting bagi masyarakat dan pelaku usaha yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan pokok sengketa yang sedang diproses.

MDA menegaskan tetap menghormati hak setiap pihak untuk memperoleh keadilan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Perusahaan berharap sengketa yang masih berlangsung dapat diselesaikan melalui proses yang objektif, transparan, dan berkeadilan.

Di sisi lain, penyelesaian persoalan tersebut diharapkan tidak mengabaikan hak masyarakat lainnya untuk bekerja, menjalankan usaha, serta memperoleh penghidupan yang layak.

Situasi yang terjadi selama ini turut berdampak terhadap pekerja, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyedia jasa transportasi, pemasok lokal, hingga keluarga yang menggantungkan penghidupan pada aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, MDA bersama para kontraktor menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah mitigasi, terutama untuk menjaga keberlangsungan tenaga kerja dan usaha masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Perusahaan juga mengajak seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari tindakan provokatif, intimidasi, dan penyebaran informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik antarkelompok masyarakat.

MDA menilai perbedaan pandangan dalam suatu sengketa perlu diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum yang tersedia, dengan tetap menjunjung tinggi persaudaraan serta kearifan lokal masyarakat Luwu.

Ke depan, MDA menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam forum koordinasi yang difasilitasi pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung penyelesaian yang adil, terukur, serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak, sekaligus menjaga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Kabupaten Luwu tetap berjalan. (*)

×
Berita Terbaru Update